Avatar from my perspective

 

avatar james Avatar, akhirnya aku berkesempatan untuk menonton film ini, begitu banyak referensi yang menyatakan bahwa film ini sangat bagus, ditambah kenyataan Avatars adalah film paling laris sedunia saat ini.

Ok, bioskop di mulai,………hmm, sepertinya tidak sesuai dengan yang dibayangkan, ceritanya klise, aku yakin film ini memiliki kesamaan yang sangat besar dengan Dance with Wolves, cerita mengenai seorang tentara amerika yang seharusnya bertugas membumihanguskan penduduk asli benua amerika, suku Indian, pada akhirnya membelot, menjalin hubungan kasih dengan puteri kepala suku dan menjadi pahlawan suku Indian.Dances_with_Wolves

Tak jauh berbeda dengan Jack Sully, ex marinir yang seharusnya bertugas menjadi mata mata, berubah karena jatuh cinta kepada puteri kepala suku Na’vi, lalu menjadi pahlawan suku tersebut.

Aku tidak mendapatkan ikatan emosi dengan film ini, perubahan seorang Jack Sully dari seorang pengguna kursi roda menjadi seorang pengendara naga terbang, mungkin karena waktu yang terlalu sempit sehingga emosi seperti ini tidak terlalu terekploitasi.

Aku bisa memahami atau setidaknya membayangkan perasaan seseorang yang kehilangan kedua kakinya, lalu tiba tiba diberikan hadiah dua buah kaki yang sehat, mungkin akan seperti apa yang dilakukan jack, berlari dan meloncat. Tapi sekali lagi, emosi yang ada di film ini terlalu datar.

Anway, aku bukan pengamat film, juga bukan kritikus film, jadi biarkan saja itu terjadi apa adanya, toh film ini sudah merebut jutaan hati penikmat film, dan James Cameron pun bertambah kaya karenanya.

Satu hal yang hampir terlupakan, salut untuk animasi di film ini, mantap, 3D-nya pasti lebih mantap lagi.

See also

avatar rasis?

Related Post



4 Responses
  1. Ndah Says:

    Iya mas gw jg kurang suka sama film ini. btw, gw nge-tag lo disini http://nd4hpus.wordpress.com/2010/02/16/pr-dari-mbak-oyen/#more-268, tolong kerjain yah mas. Makasih.


  2. oyen Says:

    ho..ho, ane belum nonton pelemnya, lah, temannya si indah toh, salam kenal dari mbak Oyen, dikerjain yah tag-annya, mempererat silaturahim antar blogger


  3. doh, saya termasuk lamban dalam mengikuti perkembangan soal film, mas. di kendal ndak ada bioskup sih soalnya, keke ... untung banyak teman yang mereview film yang dianggap fenomenal ini.


  4. wah, dalam soal film ketinggalan banget, nih. temen2 bicara avatar, saya hanya sebatas bisa membaca review-nya, hehe ....


Thank you for your comment, i really appreciate it

Gema Pramugia