Hasrat Untuk Berubah

Ketika aku masih muda dan bebas berkhayal

aku bermimpi ingin mengubah dunia.

Seiiring dengan bertambahnya usia dan kearifanku,

kudapati bahwa

dunia tidak kunjung berubah.

Maka cita – cita itu pun agak kupersempit,

lalu kuputuskan untuk hanya mengubah negeriku,

Namun tampaknya,

hasrat itupun tiada hasilnya.

Ketika usiaku semakin senja,

dengan semangatku yang masih tersisa,

kuputuskan untuk mengubah keluargaku,

Tetapi celakanya,

mereka pun tidak mau berubah !

Dan kini,

Sementara aku berbaring saat ajal menjelang,

tiba-tiba kusadari :

Andaikan yang pertama- tama kurubah adalah

diriku,

Maka dengan menjadikan diriku sebagai panutan,

mungkin aku bisa mengubah

keluargaku,

Lalu berkat inspirasi dan dorongan mereka,

bisa jadi akupun mampu memperbaiki

negeriku ;

Kemudian siapa tahu,

aku bahkan bisa mengubah

dunia

- Terukir di sebuah makam di Westminster Abbey, Inggris, 1100 M. -

My Beloved Brother

Aku tak ingat kapan pertama kali kita berkenalan, mungkin peristiwa itu biasa saja sehingga tidak berbekas sedikitpun dihati,

Akupun tak ingat kapan tepatnya kita menjadi dekat like a brother, ah sang pelupa ini selalu mengacuhkan detil.

Aku hanya ingat bagian terbaik dari hubungan kita, I’ve never seen you mad at anything; well not really; sometime you get mad when your team get bitten.

I know and I do realize that you are just an ordinary people like the rest of us.

Di suatu waktu dalam hidupku, kuhabiskan banyak waktuku bersama dirimu, saat saat menyenangkan yang sedikit terputus saat kumemutuskan untuk bekerja di luar kota.

Tapi, setiap kali kupulang kampung, tempatmu adalah satu tempat yang wajib kudatangi.

Aku teringat saat kau membawakan mie aceh untuk ibu, beliau sungguh berterima kasih walau beliau tak mampu menahan pedasnya makanan khasmu.

Aku pun sadar, bisa jadi akulah salah satu penyebab mengapa kau telat menyelesaikan kuliahmu. Virus Gema terlalu sering menyerang dan mengaburkan konsentrasimu dan ganggu prioritasmu.

Tapi akhirnya kaupun lulus, haha menyenangkan, aku sempat berpikir untuk membawamu bergabung ke perusahaan tempatku bekerja. Lalu mungkin kita bisa kost berdekatan, dan kebiasaan lamapun bisa kita teruskan.

Aku mengikuti acara wisudamu, kau tampak bahagia mampu membahagiakan orang tuamu yang saat itu juga hadir.

Malam itu untuk pertama kali aku berjumpa orang tuamu, dan juga mengetahui rencanamu untuk beristirahat sebentar di tanah rencong sebelum melanjutkan pengembaraan di tanah jawi.

So kitapun berpisah dengan rencana sebulan kemudian berjuang bersama di Jakarta.

Aku tak tahu bahwa itu adalah saat terakhir kita bertemu.

And since then, selalu ada saat dalam hidupku yang selalu teringat saat kita bersama.

Rest In Peace My Beloved Brother

Mengapa orang mencintai Mesir

Mengapa orang orang mencintai Mesir? Karena negeri ini melahirkan banyak Nabi Allah dan juga memelihara banyak orang zalim. Negeri ini sebuah paradoks, miniatur dunia dan sejarah, dimana sebuah peradaban mengambil kendali terhadap waktu dan menyisakan sebagian warisannya sebagai bahan pelajaran.

-----------The Greatest Design-------------------

Jadwal Shalat Bulan Maret 2010 Untuk Daerah Jakarta

 

What is so special being a birthday boy?

What is so special being a birthday boy? Well entahlah, aku tidak pernah merasa antusias menyambut ulang tahunku, buatku hari itu adalah hari hari yang sama dengan hari hari lainnya yang melintasi hidupku.

Tentu saja setiap tahun nasi kuning special selalu tersaji di meja makan rumah karena ibu tak pernah lupa akan hari kelahiran anaknya ini, dan aku berterima kasih selalu untuk itu.

Tapi aku tak ingin memberatkan mereka dengan memberikan kewajiban untuk menyediakan makanan special untukku apalagi hadiah, hidup ini indah tanpa harus diembel-embeli hal hal seperti itu.